Latest Post

Buku Siswa dan Guru Kelas 6 SD/MI Kurikulum 2013 Reivsi terbaru

Buku Siswa dan Guru Kelas 6 SD/MI Kurikulum 2013 Reisi terbaru
Buku Siswa dan Guru Kelas 6 SD/MI Kurikulum 2013 Reisi terbaru

Kumpulan Buku pegangan siswa dan guru kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Referensi untuk bahan pembelajaran di sekolah dalam melakukan kegiatan KBM :

Links Download Buku Pegangan Guru Kurikulum 2013 kelas VI SD/MI :

1.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
2.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
3.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
4.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
5.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Konghucu dan Budi Pekerti
6.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
7.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 1. Selamatkan Makhluk Hidup
8.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 2. Persatuan Dalam Perbedaan
9.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 3. Tokoh dan Penemuan
10. Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 4. Globalisasi
11. Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 5. Wirausaha
12. Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 6. Menuju Masyarakat Sehat
13. Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 7. Kepemimpinan
14. Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 8. Bumiku
15. Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 9. Menjelajah Angkasa Luar
1.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
2.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
3.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
4.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
5.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Konghucu dan Budi Pekerti
6.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
7.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 1. Selamatkan Makhluk Hidup
8.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 2. Persatuan Dalam Perbedaan
9.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 3. Tokoh dan Penemuan
10. Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 4. Globalisasi
11. Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 5. Wirausaha
12. Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 6. Menuju Masyarakat Sehat
13. Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 7. Kepemimpinan
14. Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 8. Bumiku
15. Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 9. Menjelajah Angkasa Luar

Sumber links file : http://bse.mahoni.com
Demikian kumpulan Buku Guru dan siswa SD/MI Kelas 6 kurikulum 2013 yang dapat saya bagikan semoga bermanfaat untuk kita semua, amiin
salam pendidikan .....

    Buku Guru dan Siswa SD/MI Pendidikan Agama Kelas 6 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2014

    Buku Guru dan Siswa SD/MI Pendidikan Agama Kelas 6 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2014
    Buku Guru dan Siswa Pendidikan Agama Kelas 6 Kurikulum 2013 dan KTSP Edisi Revisi 2014
    Buku Guru dan Siswa Pendidikan Agama Kelas 6 Kurikulum 2013 dan KTSP Edisi Revisi 2014

    Kumpulan Buku Guru dan Siswa Kelas 6 SD Kurikulum 2013 SD/MI Revisi 2016 dan 2014 merupakan buku pegangan yang mewajibkan siswa dan guru mempunyai nya , jika ibu/bapakguru nya belum memiliki buku tersebut bisa di download pada link berikut di bawah ini:

    Links Download Buku Pegangan Guru Kurikulum 2013 kelas VI SD/MI :
    1.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
    2.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
    3.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
    4.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
    5.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Konghucu dan Budi Pekerti
    6.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
    7.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 1. Selamatkan Makhluk Hidup
    8.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 2. Persatuan Dalam Perbedaan
    9.   Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 3. Tokoh dan Penemuan
    10. Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 4. Globalisasi
    11. Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 5. Wirausaha
    12. Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 6. Menuju Masyarakat Sehat
    13. Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 7. Kepemimpinan
    14. Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 8. Bumiku
    15. Buku Guru Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 9. Menjelajah Angkasa Luar

    Links Download Buku Pembelajaran Siswa Kurikulum 2013 Kelas VI SD/MI:
    1.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
    2.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
    3.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
    4.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
    5.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Konghucu dan Budi Pekerti
    6.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD Kelas 6 Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
    7.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 1. Selamatkan Makhluk Hidup
    8.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 2. Persatuan Dalam Perbedaan
    9.   Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 3. Tokoh dan Penemuan
    10. Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 4. Globalisasi
    11. Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 5. Wirausaha
    12. Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 6. Menuju Masyarakat Sehat
    13. Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 7. Kepemimpinan
    14. Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 8. Bumiku
    15. Buku Siswa Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 6 Tema 9. Menjelajah Angkasa Luar
    Sumber links file : http://bse.mahoni.com
    Demikian kumpulan Buku Guru dan Siswa SD/MI Pendidikan Agama Kelas 6 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2014 yang dapat saya bagikan semoga bermanfaat untuk kita semua amiin...
    jangan lupa untuk kerkunjung pada link pendidikan lain nya....

      Kumpulan Predikasi SOAL US SD/MI MATA PELAJARAN IPA

      Kumpulan Predikasi SOAL US SD/MI : Dari pembahasan yang sebelum nya dalam memilih serta menseleksi latihan soal soal UN SD/MI hendak lah hati hati karena rentan sekali dalam memilih soal soal US SD/MI untuk pelajaran IPA. Berikut contoh soal try out US SD/MI mata pelajaran IPA dan kunci jawabannya, silahkan untuk berkunjung pada blog kami di bawah ini :
      Kumpulan Predikasi SOAL US SD/MI MATA PELAJARAN IPA
      Kumpulan Predikasi SOAL US SD/MI MATA PELAJARAN IPA

      CONTOH SOAL US SD/MI MATA PELAJARAN IPA

      21. Minyak wangi dalam botol yang dibuka tutupnya, lama kelamaan akan habis. Peristiwa tersebut merupakan contoh perubahan wujud benda yang disebut … .
      a. menguap
      b. melebur
      c. menyublim
      d. menghablur

      22. Pembuatan alat memasak dari logam, perlu memperhatikan sifat bahan, yaitu … .
      a. awet, ringan, kedap air.
      b. kuat, ringan, tahan karat
      c. ringan, lentur, tahan karat
      d. kuat, lentur, mudah dibersihkan

      23. Pembuatan garam oleh petani garam, memanfaatkan pengaruh suhu terhadap benda seperti di bawah ini yaitu … .
      a. Air yang kena panas akan memuai
      b. Air yang kena panas akan mendidih
      c. Panas menyebabkan terjadinya kristal
      d. Penguapan air terjadi karena panas

      KUNCI JAWABAN IPA
      21. C
      22. B
      23. D
      Selengkapnya soal IPA US SD/MI tahun pelajaran 2016/2017 yang disertai dengan kunci jawaban bisa didownload di tautan berikut ini:

      * Latihan Soal US SD/MI 2017 IPA paket 1
      * Latihan Soal US SD/MI 2017 IPA paket 2
      * Latihan Soal US SD/MI 2017 IPA paket 3
      * Latihan Soal US SD/MI 2017 IPA paket 4
      * Latihan Soal US SD/MI 2017 IPA paket 5

      Semoga dengan adanya latihan soal soal IPA tersebut dapat menambah wawasan serta ilmu dalam mengaplikasikan nya di UN nanti.


        Berbagai Rumus Bilangan Matematika


        Assalmu'alaikum Wr. Wb.
        Berbagai Rumus Bilangan Matematika
        Berbagai Rumus Bilangan Matematika

        Bilangan-bilangan dalam Matematika? Siapa sih yang gak tahu. Ya, pasti sudah pada tahu. Ini adalah suatu perihal yang terlihat sepele. Namun, dalam kenyataannya, karena terlalu sepelenya, banyak pelajar yang tak jarang tidak tahu ketika disuruh menyebutkan pengertian suatu bilangan, yah... misalnya saja kasus yang tidak lma ini terjadi di tempat sekolah saya, seorang teman saya disuruh menyebutkan apa itu bilangan komposit dan contohnya. Temanku ketika itu tidak bisa menjawabnya. Dan mungkin, banyak juga di antara sobat pengunjung yang juga tidak mengetahuinya. Oleh sebab itu, di postingan ini saya akan sedikit mengusik masalah istilah/ pengertian dari beberapa macam bilangan yang sepele itu.
        #BILANGAN ASLI
        Bilangan asli adalah himpunan bilangan bulat positif yang bukan nol.
        Nama lain dari bilangan ini adalah bilangan hitung atau bilangan yang bernilai positif (integer positif).
        Contoh :
        {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, ...}
        #BILANGAN CACAH
        Bilangan cacah adalah himpunan bilangan asli ditambah dengan nol.
        Contoh :
        {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, ...}
        #BILANGAN NEGATIF
        Bilangan negatif
        (integer negatif) adalah bilangan yang lebih kecil/ kurang dari nol. Atau juga bisa dikatakan bilangan yang letaknya disebelah kiri nol pada garis bilangan.
        Contoh :
        {-1, -2, -3, -4, -5, -6, -7, -8, -9, ...}
        #BILANGAN BULAT
        Bilangan bulat merupakan bilangan yang terdiri dari bilangan asli, bilangan nol dan bilangan negatif.
        Contoh :
        {-4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, ...}
        #BILANGAN PRIMA
        Bilangan prima adalah bilangan asli lebih besar dari 1 yang faktor pembaginya adalah 1 dan bilangan itu sendiri.
        Contoh :
        {2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29, ...}
        #BILANGAN KOMPOSIT
        Bilangan komposit adalah bilangan asli lebih besar dari 1 yang bukan merupakan bilangan prima. Bilangan komposit dapat dinyatakan sebagai faktorisasi bilangan bulat, atau hasil perkalian dua bilangan prima atau lebih. Atau bisa juga disebut bilangan yang mempunyai faktor lebih dari dua.
        Contoh :
        {4, 6, 8, 9, 10, 12, 14, 15, 16, 18, …}
        #BILANGAN KOMPLEKS
        Bilangan kompleks adalah
        suatu bilangan yang merupakan penjumlahan antara bilangan real dan bilangan imajiner atau bilangan yang berbentuk a + bi. Dimana a dan b adalah bilangan real, dan i adalah bilangan imajiner tertentu. Bilangan real a disebut juga bagian real dari bilangan kompleks, dan bilangan real b disebut bagian imajiner. Jika pada suatu bilangan kompleks, nilai b adalah 0, maka bilangan kompleks tersebut menjadi sama dengan bilangan real a.
        Contoh :
        {3 + 2i}
        #BILANGAN IMAJINER
        Bilangan imajiner adalah bilangan yang mempunyai sifat i2 = −1. Bilangan ini merupakan bagian dari bilangan kompleks. Secara definisi, bilangan imajiner i ini diperoleh dari penyelesaian persamaan kuadratik :
           x2 + 1 = 0
        atau secara ekuivalen
         
           x2 = -1
        atau juga sering dituliskan sebagai

           x = √-1
        #BILANGAN REAL
        Bilangan real atau bilangan riil
        menyatakan bilangan yang dapat dituliskan dalam bentuk decimal, seperti 2,86547… atau 3.328184. Dalam notasi penulisan bahasa Indonesia, bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki angka di belakang koma “,” sedangkan menurut notasi ilmiah, bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki angka di belakang tanda titik “.”. Bilangan real meliputi bilangan rasional, seperti 42 dan −23/129, dan bilangan irrasional, seperti ฯ€ dan √2, dan dapat direpresentasikan sebagai salah satu titik dalam garis bilangan.
        Himpunan semua bilangan riil dalam matematika dilambangkan dengan (berasal dari kata “real”).
        #BILANGAN IRRASIONAL
        Bilangan irrasional merupakan bilangan real yang tidak bisa dibagi atau lebih tepatnya hasil baginya tidak pernah berhenti. Sehingga tidak bisa dinyatakan a/b.
        Contoh :
        ฯ€      =          3,141592653358…….. 
        √2    =          1,4142135623……..
        e      =          2,71828281284590…….
        #BILANGAN RASIONAL
        Bilangan rasional adalah bilangan-bilangan yang merupakan rasio (pembagian) dari dua angka (integer) atau dapat dinyatakan dengan a/b, dimana a merupakan himpunan bilangan bulat dan b merupakan himpunan bilangan bulat tetapi tidak sama dengan nol. Bilangan  Rasional  diberi lambang (berasal dari bahasa Inggris “quotient”).
        Contoh :
        {½, ⅓, ⅔, ⅛, ⅜, ⅝, ⅞, ...}
        Bilangan pecahan termasuk sekumpulan bilangan rasional. Pecahan desimal adalah pecahan-pecahan dengan bilangan penyebut 10, 100, dst. { 1/10, 1/100, 1/1000 }, semua bilangan ini dapat ditemukan dalam garis-garis bilangan.
        Sebuah bilangan asli dapat dinyatakan dalam bentuk bilangan rasional. Sebagai contoh bilangan asli  2 dapat dinyatakan sebagai 12/6 atau 30/15 dan sebagainya.
        #BILANGAN PECAHAN
        Bilangan pecahan adalah bilangan yang disajikan/ ditampilkan dalam bentuk a/b; dimana ab bilangan bulat dan b ≠ 0.
        a disebut pembilang dan b disebut penyebut.



          PENGOLAHAN DATA

          PENGOLAHAN DATA

          Data  adalah setiap kumpulan fakta. Contoh : laporan penjualan, gambaran tentang persediaan, nilai test, nama dan alat pelanggan, laporan cuaca, foto-foto, gambar-gambar, peta.
          Data dapat bersifat numeris (data angka) : laporan penjualan, laporan persediaan, nilai test, atau dapat juga bersifat non numeris : nama, alamat pelanggan, gambar dll.
          Pengolahan Data adalah manipulasi data agar menjadi bentuk yang lebih berguna. Pengolahan data ini tidak hanya berupa perhitungan numeris tetapi juga operasi-operasi seperti klasifikasi data dan perpindahan data dari satu tempat ke tempat lain. Secara umum, kita asumsikan bahwa operasi-operasi tersebut dilaksanakan oleh beberapa tipe mesin atau komputer, meskipun beberapa diantaranya dapat juga dilakukan secara manual.
          Siklus Pengolahan Data
          Pengolahan data terdiri dari tiga langkah utama, yakni input, proses (pengolahan), dan output. 
          PENGOLAHAN DATA
          Input : Di dalam langkah ini data awal, atau data input, disiapkan dalam beberapa bentuk yang sesuai untuk keperluan pengolahan. Bentuk tersebut akan bergantung pada pengolahan mesin.
          Proses : Pada langkah ini data input diubah, dan biasanya dikombinasikan dengan informasi yang lain untuk menghasilkan data dalam bentuk yang lebih dapat digunakan. Langkah pengolahan ini biasanya meliputi sederet operasi pengolahan dasar tertentu.
          Output : Pada langkah ini hasil-hasil dari pengolahan sebelumnya dikumpulkan. Bentuk data output tergantung pada penggunaan data tersebut unutk pengolahan selanjutnya.
          Contoh :  Pada suatu semester seorang dosen memberikan tiga buah nilai ( Tugas, UTS, UAS). Pada akhir semester nilai-nilai tersebut harus diproses dan laporan akhir untuk matakuliah yang diampu oleh dosen tersebut disampaikan ke BAAK.
          Yang menjadi  data input dalam hal ini adalah nim, nama mahasiswa dan ketiga nilainya. Input ini biasanya dicatat dalam buku dosen tersebut dengan urut nim. Dosen tersebut kemudian mengolah data input dengan menentukan nilai akhir dengan perhitungan 20% x nilai tugas + 30% x nilai UTS + 50% x nilai UAS. Nilai Akhir hasil pengolahan ini selanjutnya merupakan nilai mahasiswa terhadap matakulah yang diikutinya disampaikan ke BAAK dalam bentuk daftar yang terdiri dari NIM, Nama mahasiswa dan nilai akhir yang disusun urut nim.
          Siklus Pengolahan Data Lanjut
          Originasi : Langkah ini merupakan proses pengumpulan data original (data asli/mentah). Catatan original dari data ini disebut sumber dokumen . Sebagai contoh, sumber dokumen dari contoh kasus perhitungan niali diatas adalah berkas test para mahasiswa yang telah diberi nilai. Perlu diperhatikan bahwa jika ada pernyataan  mengenai nilai akhir mahasiswa, kita dapat melihat kembali dokumen sumber (berkas test para mahasiswa) dan memeriksa barangkali ada kesalahan yang telah dibuat selama langkah ini dilakukan.
          Distribusi : Langkao ini merupakan pendistribusian data output. Catatan dari data output ini sering disebut sebagai dokumen laporan. Sebagai contoh, dokumen daftar nilai akhir dari dosen yang diserahkan ke BAAK. Tanda panah  yang berasal dari kotak distribusi kembali ke kotak originasi menunjukkan bahwa dokumen laporan mungkin dapat menjadi dokumen sumber untuk pengolahan data berikutnya.
          Penyimpanan (Storage) : Langkah ini merupakan langkah yang amat penting di dalam setiap prosedur pengolahan data. Hasil Pengolahan data seringkali ditempatkan di dalam penyimpanan untuk digunakan sebagai data input untuk diolah pada waktu yang berikutnya. Dua anak panah diantaa kotak proses dan kotak storage menunjukkan interaksi dari kedua langkah ini. Sekumpulan data yang membentuk satu kesatuan di dalam penyimpanan disebut file. Biasanya sebuah file terdiri dari kumpulan record, dimana masing-masing record berisi item data yang sama. Selanjutnya kumpulan file-file yang saling berhubungan disebut data base.
          Contoh :  Sebagaiana besar perusahaan menyimpan file induk penggajian yang berisi catatan-catatan gaji para pegawainya. Item data pada setiap record mungkin meliputi nama pegawai, nomor KTP, tingkat upah , upah dan potongan. File tersebut digunakan bersama dengan kartu presensi pegawai untuk memproses gaji mingguan. Siklus pengolahan data dari kasus diatas terlihat sbb :
          Dokumen sumber adalah kartu presensi. Data input terdiri dari jumlah jam kerja sebagaimana ditunjukkan dalam kartu presensi, bersama dengan file induk penggajian. Output yang ditentukan selama siklus pengolahan, adalah keterangan mengenai gaji, tunjangan, potongan gaji bersih bersama dengan hasil pengubahan file gaji. Dokumen laporan adalah slip gaji karyawan yang biasanya diberikan kepada masing-masing karyawan yang berisi besarnya upah dan potongan.
          Operasi Pengolahan Data
          Prosedur pengolahan  data biasanya terdiri dari sejumlah operasi pengolahan dasar yang dilaksanakan dalam beberapa urutan.
          • Pencatatan (recording). Pencatatan adalah memindahkan data pada beberapa formulir atau dokumen. Hal ini terjadi tidak hanya selama tahap originasi (pada dokumen sumber) dan tahap distribusi (pada dokumen laporan) akan tetapi terjadi pada seluruh siklus pengolahan.
          Contoh : Seorang Dosen mencatat nilai-nilai mahasiswa pada buku hariannya. Pada akhir semester ia mengitung nilai akhir dan mencatatnta pada buku hariannya. Ia menerima lembaran  formulir nilai dari BAAK dan mencatat nilai akhir di formulir tersebut. Bagian BAAK kemudian mencatat  nilai-nilai tersebut pada file induk mahasiswa. Masing-masing nilai di dalam file induk mahasiswa dicatat pada transkrip yang kemudian dikirimkan kepada mahasiswa yang bersangkutan.
          • Duplikasi (duplicating). Operasi ini merupakan penggandaan data di atas formulir-formulir atau dokumen. Duplikasi mungkin saja dikerjakan sewaktu data tersebut dicatat secara manual, atau mungkin saja duplikasi dikerjakan setelahnya dengan menggunakan suatu mesin.
          • Pemeriksaan (verifying). Karena pencatatan biasanya merupakan operasi manual, adalah penting bahwa data yang telah dicatat tersebut diperiksa secara teliti, barangkali ada kesalahan-kesalahan.
          • Klasifikasi. Operasi ini memisahkan data data ke dalam berbagai kategori. Klasifikasi biasanya dapat dikerjakan lebih dari satu cara. Sebagai contoh, sekumpulan daftar pertanyaan  mahasiswa dapat diklasifikasikan sesuai dengan jenis kelamin mahasiswa, atau sesuai tahun masuk mahasiswa.
          • Sorting. Mengatur data dalam urutan tertentu. Operasi ini sering terjadi di dalam kehidupan sehari-hari. Nama-nama di dalam buku telepon disorting menurut abjad, data pegawai disorting menurut nomor induk pegawai. Sorting data dapat dilakukan sebelum atau sesudah klasifikasi.
          Contoh : Misalkan sebuah file pegawai berisi item data : Nama, No. KTP, No. induk pegawai, dan lokasi kerja. Jika file sisort sesuai urutan Abjad nama, maka field nama tersebut disebut sebagai kunci; tapi jika file disort sesuai dengan No. Induk Pegawai maka no. induk pegawai adalah adalah kuncinya. Pengurutan dapt juga menggunakan lebih dari satu kunci pengurutan, yaitu dengan kunci pertama, kunci kedua dan seterusny. Pengurutan  pertama kali berdasarkan kunci pertama apabila ada kesamaan dat maka digunakan kunci kedua dan seterusnya.
          • Merging. Operasi ini adalah mencampur dua atau lebih kumpulan data, semua kumpulan tersebut telah disort dengan kunci yang sama, dan meletakkan kumpulan data tersebut bersama-sama menjadi kumpulan data tunggal yang telah disort.
          • Kalkulasi. Melakukan perhitungan numeris pada data yang bertipe numeris.
          • Memeriksa tabel, mencari dan mendapatkan kembali data (table look-up, searching, retrieing). Operasi ini bermaksud untuk mendapatkan kembali data tertentu didalam kumpulan data yang telah tersort.
          Sebagai contoh, seorang salesman mungkin dapat menulis data ringkasan laporan bulanan pada semua faktur-fakturnya. Laporan tersebut mungkin berisi mengenai total penjuakan, distribusi sesuai dengan daerahnya, dan rekomendasi untuk advertensi item-item tertentu

            ?max-results=10">Administrasi');
            • ?max-results="+numposts2+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts3\"><\/script>");
             
            Support : Creating Website | Blogger | Blogger
            Copyright © 2011. Sasatra Pendidikan - All Rights Reserved
            Template Created by Creating Website Published by Informasi Sekolah
            Proudly powered by Blogger